Senin, 23 November 2020

REVIEW TEORI KEPRIBADIAN B.F. SKINNER

 

Review Teori Kepribadian B. F. Skinner 

Erlyna Rahma Sari

19310410084

Dosen Pengampu: Fx. Wahyu Widiantoro, S.Psi., M.A

Burrhus Frederic Skinner atau lebih dikenal dengan B.F Skinner (1904-1990) adalah seorang psikolog berkebangsaan Amerika yang lahir pada tanggal 20 Maret 1904 di Susquehanna, Pennsylvania, Amerika Serikat. Setelah meraih gelar doktor dari Universitas Harvard dan bergabung dengan universitas tersebut pada tahun 1948. Skinner dikenal sebagai salah satu tokoh psikologi behaviorisme yang sangat berpengaruh.

Skinner memandang sebuah tingkah laku bisa ada dikarenakan suatu proses yang dinamakan belajar, selain dari proses belajar ada juga yang dinamakan pengalaman. Sehingga tingkah laku manusia dapat terbentuk apabila dilakukan stimulus atau rangsangan yang di dapatkan dari lingkungannya. Stimulus sendiri tentunya akan menimbulkan sebuah respon, saat seseorang diberikan rangsangan maupun sebuah stimulus, tentu secara tidak langsung akan menimbulkan sesuatu yang menimbulkan respon.

Di dalam teori kepribadian skinner, reinforcement dan punishment memiliki pengertian panutan yang serupa dengan pemberian hadiah, pujian dan juga penghargaan, Misalnya saja saat anda melihat nilai raport anak anda dengn nilai yang bagus (sebuah stimulus) kemudian tentunya ada perasaan bahagia (sebuah respon) sehingga anda akan memberikan hadiah berupa penghargaan kepada anak anda(reinforcement) dari hal tersebut anak anda akan lebih termotivasi untuk mendapatkan nilai yang lebih baik lagi, dari hal tersebut dapat terlihat sebuah reinforcement yang positif.

Adapun teori psikologi kepribadian yang dimaksud dengan reinforcement negatif yang bisa diartikan sebuh hambatan, menunda memberikan penghargaan saat nilai anak anda bagus, pada reinforcement negatif saat anak mendapatkan nilai yang baik akan diberikan hadiah, namun saat dia mendapatkan nilai yang bagus kembali, akan tetapi tidak diberikan hadiah seperti saat awal mendapatkan nilai yang bagus, tentunya dia akan menjadi sangat bingung dan bertanya-tanya. adapun reincerforcement negatif berupa saat anak tidak menyelesaikan tugas rumah dengan baik kemudian jangan menghukum dengan hukuman fisik, lebih baik berikan tambahan tugas sehingga di akan takut apabila tugas yang dia kerjakan tidak selesai pasti akan bertambah terus-menerus.

Pengondisian Operan

Walaupan pengondisian klasik bertanggung jawab atas beberapa pembelajaran manusia, Skinner yakin bahwa kebanyakan perilaku manusia dipelajari melalui pengondisian operan. Kunci dari pengondisian operan adalah penguatan yang langsung dari sebuah respons. Kemudian, penguatan akan meningkatkan kemungkinan dari perilaku yang sama untuk terjadi lagi. Selama 60 tahun dari karirnya, Skinner mengidentifikasi sejumlah prinsip mendasar dari operant conditioning yang menjelaskan bagaimana seseorang belajar perilaku baru atau mengubah perilaku yang telah ada. Perinsip utamanya terdiri atas: pembentukan, penguatan, hukuman, dan eliminasi.

Organisme Manusia

Organisme manusia berasal dari seleksi alam yang ditentukan dari komposisi genetis dan sejarah penguatan yang diterima. Tidak hanya seleksi alam tapi juga karena adanya evolusi budaya. Di samping itu karena adanya kondisi internal pada manusia, seperti kesadaran diri, dorongan, emosi, tujuan, dan intensi.

Kepribadian Tidak Sehat

Perilaku yang tidak pantas merupakan hasil dari teknik melawan kontrol sehingga merugikan diri sendiria atau dari usaha yang gagal dalam melaukan kontrol diri, salah satu dari kegagalan ini di iringi oleh emosi yang kuat. Seperti kebanyakan repons yang tidak pantas atau tidak sehat dipelajari. Peilau tersbut bebentuk dari penguatan negatif dan pistif. Khususnya oleh dampak dari hukuman.

B-Mod (modifikasi perilaku)

B-Mod atau modifikasi perilaku adalah tekhnik terapi yang didasarkan pada karya-karya skinner. Cara kerja sanggat sederhana: perilaku yang tidak diingini dengan cara menghilangkan penguat dan menggantinya dengan perilaku yang dihasrati dengan penguatan. Teknik ini telah digunakan disemua jenis masalah psikologis. Kecanduan, neurosis, sifat pemalu, autis, bahkan skizofrenia dan lebih efektif jika ditunjukan pada anak-anak (Kompasiana,  2015).

 

Referensi:

Jess Feist & Gregory J Feist. (2006). “Theories Of Personality”. New York: McGraw-Hill.

Alwisol. 2009. Psikologi Kepribadian. Malang: UMM Press

https://www.kompasiana.com/fitrianurriafivah/bmod-terapi-ala-skinner_54f7467ba33311b26d8b4865

Tidak ada komentar:

Posting Komentar