Jumat, 16 Oktober 2020

KELLY'S PERSONAL CONSTRUCT THEORY

 

Kelly’s Personal Construct Theory

Erlyna Rahma Sari

19310410084

Dosen Pengampu: Fx. Wahyu Widiantoro S.Psi., M.A

 

    George Alexander Kelly lahir di Perth, Kansas, Amerika tanggal 28 April 1967. Kelly adalah anak tunggal Elfleda M. Kelly, mantan guru sekolah, dan Theodore V. Kelly, yang ditahbiskan Pendeta Presbiterian. Teori Kelly disebut construct personal atau pendekatan konstruktivisme, karena berfokus pada cara manusia menginterprestasi, memahami dunia, dan membentuk realitas diri sendiri. Kelly memfokuskan teorinya pada hubungan interpersonal. Menurutnya perilaku seseorang diarahkan oleh interprestasi terhadap keadaan sekitar dan ekspektasi yang timbul karenanya.

    Interpretasi ini disebut konstruksi. Orang-orang ada di dunia nyata, tetapi perilaku mereka dibentuk oleh penafsiran atau konstruksi yang secara bertahap meluas dunia itu. Mereka menafsirkan dunia dengan caranya sendiri, dan setiap konstruksi terbuka untuk revisi atau penggantian. Orang bukan korban keadaan, karena konstruksi alternatif selalu tersedia. Kelly menyebut posisi filosofis ini alternativisme konstruktif.

    Filosofis Kelly. Apapun yang terjadi di alam dan bagaimana peristiwa yang kita hadapi saat ini merupakan sebuah hal yang membangun sesuatu di masa yang akan datang.

Orang Sebagai Ilmuwan. Setiap individu adalah seorang peneliti karena setiap individu menciptakan hipotesis dan menggunakan konstruknya masing-masing dalam memahami, memprediksi, dan menjelaskan perilakunya sendiri maupun orang lain. Seperti saat Anda akan memakai baju mana, dan pekerjaan apa yang akan di masuki.

Ilmuwan Sebagai Orang. Jika manusia bisa dilihat sebagai ilmuwan, maka ilmuwan juga bisa dilihat sebagai manusia. Dimana semua pertanyaan yang dilontarkan oleh seorang ilmuan dinilai sebagai sesuatu yang kebenarannya tergantung pada bagaimana individu menyikapinya.

Alternativisme Konstruktif. Kelly berasumsi bahwa alam semesta benar-benar ada, berfungsi sebagai satu kesatuan dan terus berubah serta ada yang terjadi sepanjang waktu. . Ditambahkan untuk asumsi dasar ini adalah gagasan bahwa pikiran orang juga benar-benar ada dan berusaha untuk memahami dunia mereka yang terus berubah. Orang selalu memiliki cara alternatif dalam memandang sesuatu.

    Konstruksi Pribadi adalah cara seseorang untuk melihat bagaimana sesuatu (atau orang) sama namun berbeda dari hal lain (atau orang). Contoh individu (subjek) disuruh menulis orang-orang yang memiliki peran dalam hidupnya, kemudian orang-orang tersebut dikelompokan dengan anggota 3 orang dan subjek diminta mengidentifikasi aspek yang membuat salah satu orang dalam kelompok tersebut berbeda dari 2 orang lainnya. Misalnya 3 anggota itu adalah kakaknya, atasannya, dan guru yang tidak disukainya. Subjek mengatakan kakak dan atasannya memiliki sifat yang sama, yaitu pencemas, sedangkan guru yang tidak disukainya adalah orang yang tenang. Dari penjelasan tersebut sudah menciptakan konstruk: cemas, tenang.

 

Daftar Pustaka:

Jess Feist & Gregory J Feist. (2006). “Theories Of Personality". New York: McGraw-Hill.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar